Seputar Peradilan

PEGAWAI PENGADILAN AGAMA SUWAWA MENGIKUTI UJIAN KOMPETENSI PBJ LEVEL-1 MOOC MAHKAMAH AGUNG – LKPP TAHUN 2025

2011 Ujian1

Suwawa, 20 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur peradilan, dua pejabat struktural Pengadilan Agama Suwawa, yakni Kepala Sub Bagian Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan (PTIP)Nur Isna Ningsih Katili, S.E., M.M. serta Kepala Sub Bagian Umum dan KeuanganYerny Biahimo, S.E., mengikuti Ujian Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Level-1 Model MOOC yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia – Direktorat Sertifikasi Profesi Tahun 2025 pada Kamis, 20 November 2025.

2011 Ujian3

Ujian kompetensi PBJ Level-1 ini merupakan bagian dari program resmi Mahkamah Agung dan LKPP yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara, khususnya mereka yang memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pengelolaan keuangan, dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di satuan kerja pemerintah. Melalui model MOOC (Massive Open Online Course), para peserta diberikan kesempatan untuk belajar secara fleksibel dan mandiri melalui modul-modul yang telah disusun sesuai standar nasional dan kebutuhan instansi peradilan.

2011 Ujian2

Materi pembelajaran mencakup pemahaman dasar mengenai regulasi PBJ, prinsip transparansi, efisiensi dan akuntabilitas, etika pengadaan, proses pemilihan penyedia, hingga pengendalian pelaksanaan kontrak. Ujian ini bertujuan memastikan bahwa ASN yang menjalankan fungsi PBJ memiliki kompetensi minimal yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan pengadaan yang efektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

2011 Ujian4

Keikutsertaan Nur Isna Ningsih Katili, S.E., M.M. dan Yerny Biahimo, S.E. mencerminkan keseriusan Pengadilan Agama Suwawa dalam mendukung program peningkatan sumber daya manusia, terutama dalam sektor pengadaan yang memiliki peran strategis dalam menunjang operasional peradilan. Sebagai pejabat struktural yang bertanggung jawab dalam perencanaan, TI, pelaporan, serta pengelolaan administrasi dan keuangan, kompetensi PBJ menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki guna menjamin pelaksanaan anggaran yang tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ketua Pengadilan Agama Suwawa memberikan apresiasi kepada kedua pejabat tersebut atas komitmen dan kesungguhannya dalam mengikuti ujian kompetensi PBJ ini. Beliau menekankan bahwa peningkatan kapasitas aparatur merupakan fondasi dalam mewujudkan tata kelola peradilan yang lebih modern, profesional, dan berintegritas.

Pelaksanaan ujian PBJ Level-1 Model MOOC Tahun 2025 ini merupakan bukti nyata sinergi antara Mahkamah Agung dan LKPP dalam mendorong peningkatan kualitas SDM pengadaan di lingkungan peradilan. Melalui program pelatihan dan sertifikasi yang terintegrasi, MA dan LKPP berupaya memastikan bahwa seluruh satuan kerja mampu menjalankan proses pengadaan sesuai prinsip-prinsip good governance dan regulasi yang berlaku.

Dengan mengikuti Ujian Kompetensi PBJ Level-1 tahun 2025, diharapkan kedua pejabat Pengadilan Agama Suwawa tersebut dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan PBJ di satuan kerja secara lebih profesional dan terstandarisasi. Upaya ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik dan mendukung terwujudnya tata kelola peradilan yang bersih, akuntabel, dan berkualitas.

Pengadilan Agama Suwawa berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kompetensi pegawai melalui berbagai pelatihan, pengembangan kapasitas, dan percepatan sertifikasi profesi guna memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.