Seputar Peradilan

Ketua Pengadilan Agama Suwawa Ikuti Tahapan Lanjutan Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Pimpinan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Tahun 2025

1311 Ujianketua

Suwawa. Kamis, 13 November 2025. Dalam upaya mewujudkan pimpinan pengadilan yang berintegritas, profesional, dan visioner, Ketua Pengadilan Agama Suwawa, Noni Tabito, S.E.I., M.H., mengikuti tahapan lanjutan Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) bagi Calon Pimpinan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas IB dan Kelas II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia (Ditjen Badilag MA RI).

Tahapan ini merupakan bagian penting dari proses seleksi pimpinan peradilan agama di seluruh Indonesia. Setelah melewati tahapan administrasi dan seleksi awal, para calon pimpinan kini menjalani Ujian Profile Assessment, yang menjadi tolok ukur dalam menilai kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, kepribadian, dan integritas calon pimpinan pengadilan.

Ujian Profile Assessment kali ini diikuti oleh 67 (enam puluh tujuh) Hakim Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas IB dan 4 (empat) Hakim Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas II. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 November hingga 14 November 2025, dan dilakukan secara daring (online) di satuan kerja masing-masing.

Meskipun dilaksanakan secara daring, tahapan ini tetap berjalan dengan standar profesional yang tinggi. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti asesmen dengan pengawasan ketat dan sistem yang terintegrasi langsung ke server pusat Ditjen Badilag. Dalam pelaksanaannya, peserta menghadapi berbagai instrumen penilaian, seperti tes kompetensi manajerial, simulasi pemecahan masalah, analisis kasus, serta pengukuran karakter kepemimpinan dan integritas individu.

Melalui keikutsertaan Ketua Pengadilan Agama Suwawa dalam Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Pimpinan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Tahun 2025, Ketua Pengadilan Agama Suwawa, kembali menegaskan dedikasinya untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas lembaga peradilan.

Dengan semangat profesionalisme dan komitmen terhadap integritas, beliau menjadi representasi dari sosok pemimpin perempuan yang tangguh dan berdaya di lingkungan peradilan agama. Semoga melalui tahapan ini, lahir pimpinan-pimpinan pengadilan yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis yudisial, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, empati, dan kepemimpinan yang menginspirasi.