Seputar Peradilan

Kultum PA Suwawa “Ciri Orang Beriman Dalam Al-Qur’an”

 1403kultum

Suwawa | pa-suwawa.go.id

Kamis (14/3/2024) bertepatan dengan hari ke 3 bulan suci Ramadhan 1445 H, Pengadilan Agama Suwawa kembali mengadakan tausiyah singkat yang rutin setiap hari diselenggarakan di Mushola Pengadilan Agama Suwawa selama bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut diawali dengan sholat dzuhur bersama yang dihadiri oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Suwawa.

Kultum Ramadhan kali ini dibuka dengan bacaan Basmallah oleh Pembawa acara yaitu Bapak Isnanto Nugroho, S.Kom, dan diisi dengan ceramah singkat oleh Ketua Ibu Royana Latif,S.H.I.,M.H., dengan judul “ Ciri Orang Beriman Dalam Al-Qur’an”.

Ciri orang beriman yang disebutkan dalam firman Allah SWT surat Al-Anfal ayat 2 dan 3. Ciri ini bisa menjadi barometer atau tolok ukur sekaligus renungan bagi kita semua untuk menilai kadar keimanan kita masing-masing. Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut nama Allah, gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal, (yaitu) orang-orang yang melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” Dalam ayat ini disebutkan bahwa ciri-ciri orang beriman adalah pertama, apabila disebutkan nama Allah SWT, maka bergetarlah hatinya. Hal ini karena mereka ingat akan keagungan dan kekuasaan-Nya. Orang beriman akan merasa takut apabila mereka tidak memenuhi tugas kewajiban sebagai hamba Allah, dan merasa berdosa apabila melanggar larangan-larangan-Nya.

Selanjutnya, ciri orang beriman yang kedua adalah apabila dibacakan ayat-ayat atau tanda-tanda kekuasaan Allah, maka akan bertambah iman mereka. Ciri orang beriman yang ketiga adalah bertawakal (berserah diri) hanya kepada Allah Yang Maha Esa. Selanjutnya ciri yang keempat adalah selalu mendirikan shalat lima waktu dengan sempurna baik itu syarat-syaratnya, rukun-rukunnya, serta tepat pada waktunya dengan khusyu’ semata karena Allah. Kemudian ciri orang beriman yang kelima adalah menginfakkan sebagian dari harta yang diberikan kepadanya. Yang dimaksud dalam hal ini adalah mengeluarkan titipan Allah berupa harta dalam bentuk mengeluarkan zakat, infak, sedekah, memberi nafkah kepada keluarga dekat ataupun jauh, atau membantu kegiatan sosial dan kepentingan agama, serta kemaslahatan umat. Orang beriman tidak akan khawatir jika bersedekah akan mengurangi hartanya. Namun sebaliknya, bersedekah akan mendatangkan kebahagiaan dan tidak akan mengurangi rezeki dari Allah swt.

Inti Pesan atau tausiyah yang disampaikan oleh ibu Ketua bahwa di bulan Ramadhan ini kita bisa lebih meningkatkan keimanan kita. Selalu bersyukur dengan hati, yaitu dengan mengakui bahwa kenikmatan itu datang dari Allah SWT, merasa ridha dan lapang atas segala pemberian-Nya. Bersyukur dengan lisan, yaitu dengan memuji Allah SWT dan senantiasa selalu berzikir.