KETUA PENGADILAN AGAMA SUWAWA MENGHADIRI UNDANGAN SELAKU PEMATERI DALAM KEGIATAN SEKOLAH YANG BERTEMA “BANGUNLAH JIWA DAN RAGA” STOP PERUNDUNGAN

Suwawa | pa-suwawa.go.id
Kota Timur, 21 November 2024. SDN No. 66 Kota Timur menggelar kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raga" yang berfokus pada penghentian tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Acara yang berlangsung di halaman sekolah ini menghadirkan Ketua Pengadilan Agama Suwawa, Ibu Noni Tabito, S.E.I., M.H., sebagai pemateri utama.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf SDN No. 66 Kota Timur. Ketua Pengadilan Agama Suwawa, dalam pemaparannya, menekankan pentingnya membangun karakter dan fisik yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses belajar mengajar. Beliau juga menggarisbawahi dampak negatif dari perundungan, baik secara fisik maupun psikologis, serta pentingnya peran semua pihak dalam menghentikan tindakan tersebut.
“Perundungan bukan hanya merusak fisik dan mental korban, tetapi juga menciptakan iklim yang tidak sehat di sekolah. Oleh karena itu, kita semua harus berkomitmen untuk menghentikan perundungan dan membangun jiwa serta raga yang kuat, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ujar Ibu Noni Tabito, S.E.I.,M.H., dalam sesi pemaparan materi.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab antara Ibu Ketua dan para siswa, yang dengan antusias bertanya tentang cara menghadapi dan mencegah perundungan. Para guru juga diberikan arahan tentang bagaimana mendeteksi dan menangani kasus perundungan di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SDN No. 66 Kota Timur, Ibu Laila Santi Pidu, S.Pd.,SD.,M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Ketua Pengadilan Agama Suwawa atas kesediaannya menjadi pemateri dan berbagi ilmu serta pengalaman. Beliau juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk terus menggalakkan program-program yang mendukung pembentukan karakter positif siswa.“Semoga dengan kegiatan ini, siswa-siswi SDN No. 66 Kota Timur dapat lebih memahami pentingnya hidup tanpa perundungan dan menjadi generasi yang tangguh serta berkarakter,” ujar Kepala Sekolah SDN No. 66 Kota Timur.
Acara P5 dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raga" ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh Guru, Staf dan anak Sekolah. Semangat anti-perundungan yang digaungkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.